Faktanya: Mobil listrik BISA diparkir paralel, tetapi ada syarat dan risiko yang harus diperhatikan.
Bagaimana Cara Mobil Listrik Parkir Paralel?
Sebagian besar mobil listrik saat ini menggunakan sistem transmisi elektronik (shift by wire). Agar mobil tidak terkunci dan bisa didorong oleh tukang parkir, pengemudi wajib mengaktifkan mode khusus, yaitu Neutral Parking Mode atau Towing Mode.
Kenapa Parkir Paralel Mobil Listrik Tidak Boleh Terlalu Lama?
Meski bisa diparkir paralel, sangat tidak disarankan meninggalkan EV dalam posisi netral berjam-jam atau semalaman penuh. Inilah risiko fatal yang bisa terjadi:
- Kelistrikan Tetap Menyala: Saat masuk ke Towing Mode atau posisi netral, komputer mobil mengira kendaraan sedang diderek. Akibatnya, beberapa sistem kelistrikan tetap "melek" meski mesin mati.
- Menguras Aki 12 Volt: Daya untuk sistem yang aktif tersebut tidak diambil dari baterai utama (baterai besar penggerak mobil), melainkan menyedot daya dari aki kecil 12 Volt.
- Mati Total (Tekor): Jika dibiarkan terlalu lama, aki 12V akan habis total. Efeknya sangat merepotkan: pintu mobil tidak bisa dibuka, layar head unit mati, dan sistem menolak di-charge meski sudah dicolok ke stasiun pengisian daya.
Agar komponen kelistrikan awet dan bebas mogok, ikuti 3 aturan main ini:
- Cek Buku Manual: Beda merek mobil, beda pula cara mengaktifkan mode netralnya. Baca buku panduan untuk tahu langkah yang benar.
- Hindari Parkir Inap: Jangan pernah menggunakan mode parkir paralel jika kamu berniat meninggalkan mobil berjam-jam (misalnya ditinggal tidur semalaman).
- Prioritaskan Parkir Normal: Jika ada slot parkir biasa, selalu pilih area tersebut. Ini adalah opsi paling aman agar seluruh sistem kelistrikan mobil bisa benar-benar mati dan beristirahat.
Beralih ke mobil listrik memang butuh sedikit penyesuaian kebiasaan dibanding mobil bensin konvensional. Memarkir EV secara paralel sah-sah saja dilakukan, terutama saat lahan parkir sedang penuh. Namun, jadikan hal ini sebagai opsi terakhir, bukan kebiasaan sehari-hari.
Selalu prioritaskan slot parkir normal agar sistem kelistrikan mobil bisa benar-benar "beristirahat" dan tidak menyedot daya aki kecil. Jangan sampai niat hati ingin praktis, malah berujung repot karena mobil mati total dan tidak bisa dibuka.